Dua Hal ini Jadi Landasan BI Keluarkan Kebijakan Kelonggaran LTV

Dua Hal ini Jadi Landasan BI Keluarkan Kebijakan Kelonggaran LTV

Jakarta, LinkPublik.com – Bank Indonesia (BI) menyatakan, kebijakan pelonggaran Loan To Value (LTV) dilakukan sebagai sebuah kebijakan makroprudensial yang bertujuan atas dua hal, yakni sebagai pendorong pertumbuhan kredit, khususnya di sektor properti. Dimana LTV merupakan bagian dari bauran kebijakan yang berfungsi untuk mendorong perekonomian melalui peningkatan kredit properti nasional yang diyakini masih memiliki potensi untuk di akselerasi.

Selain itu, langkah pelonggaran LTV juga diambil berdasarkan dengan kesesuaian perilaku konsumsi di masyarakat, ditambah dengan demand perumahan yang tetap ada. “Kita kan tidak langsung melonggarkan, tetapi harus ada aspek prudensial. Kita sudah 4 kali mengeluarkan kebijakan LTV selama ini,” kata Kelapa Departemen Kebijakan Makroprudensial BI, Filianingsih Hendarta di Jakarta, Senin (2/7).

Filianingsih sendiri mengaku.optimistis bahwa kebijakan pelonggaran LTV tidak akan menyebabkan peningkatan Non Performance Loan (NPL) di kalangan perbankan. “Konstruksi memang ada sedikit kenaikan untuk NPL, tetapi kita lihat KPR cukup termanage, meskipun peningkatannya cukup signifikan tetapi NPL nya tidak naik terlalu tinggi, yaitu 2,77 menjadi 2,87,” jelas dia.

Dia mengatakan, kebijakan pelonggaran LTV ini akan terus diawasi dan dievaluasi tiap enam bulan untuk memastikan bahwa kebijakan tersebut tidak akan menimbulkan bubble. “Gak usah nunggu setahun, kalau terjadi overheating, kita cukupkan. Jadi tidak akan terjadi bubble,” tuturnya.

Filianingsih optimistis, dengan diluncurkannya kebijakan pelonggaran LTV, maka dirinya optimistis bahwa target pertumbuhan kredit akan bisa tercapai tahun ini. “Targetnya kan 10-12 persen tahun. Saya yakin target ini bisa tercapai, karena sekarang saja secara year on year (YOY) sudah 10,26 persen,” pungkasnya. (SNU)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply