Perusahaan Asal Thailand Nyatakan Minat Bangun Pembangkit Listrik EBT

Perusahaan Asal Thailand Nyatakan Minat Bangun Pembangkit Listrik EBT

Jakarta – Minat investor untuk menanamkan modalnya untuk pembangunan di sektor energi baru terbarukan (EBT) mulai bermunculan. Salah satunya dari PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG). Perusahaan asal Thailand ini berencana akan melakukan ekspansi usahanya untuk membangun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di tahun 2019 mendatang.

Direktur ITMG, Yulius Gozali, mengatakan kebutuhan investasi untuk proyek tersebut masih belum diketahui secara pasti sebab masih harus menentukan jenis teknologi yang akan digunakan. Sebagai asumsi awal, investasi 1 MW PLTA dan PLTS berkisar USD3 juta. Mengacu dari penggunaan Teknologi China biasanya membutuhkan dana sekitar USD1 juta per MW, sedangkan teknologi Jepang sekitar USD2 juta per MW.

“Biasanya teknologi Jepang lebih bagus, dan membutuhkan perawatan lebih sedikit dibanding China. Tapi kami tidak akan ngotot ekspansi di PLTU,” kata Yulius di Jakarta, Rabu (20/6).

Sementara terkait dengan rencana proyek, ITMG akan membangun EBT dengan kapasitas 100 – 200 megawatt (MW). Saat ini pihaknya masih melakukan studi mencakup ketersediaan tempat, sumber air, dan kebutuhan pengembangan dam atau bendungan. Adapun, proyek PLTS membutuhkan ketersediaan lahan yang cukup besar. Untuk lokasi proyek yang diincar, biasanya ketersediaan matahari sebagai energi utama PLTS berada di Indonesia Timur. Adapun, sumber air banyak di Kalimantan karena memiliki sejumlah sungai besar.

“Kami belum bisa memberi tahu lokasi  nantinya, karena masih studi, untuk nilai imvestasi nanti tergantung dari teknologi yang akan digunakan,” katanya. (Din)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply